Bagian 05 dari 08

One Day Service

Seleksi terpadu satu hari yang dirancang efisien, profesional, dan ramah bagi keluarga.

Di halaman ini
  1. Waktu pelaksanaan
  2. Komponen seleksi
  3. Agenda hari seleksi
  4. Yang perlu dibawa
  5. Dasar keputusan

Waktu Pelaksanaan

Hari

Sabtu

Waktu utama

07.30–11.30 WIB

Bentuk

Luring, seleksi terpadu satu hari

Setiap pekan panitia mengumumkan peserta yang mengikuti seleksi pada Sabtu pekan tersebut melalui kanal resmi. One Day Service dirancang agar proses seleksi berjalan efisien, profesional, dan ramah bagi keluarga.

Komponen Seleksi

Instrumen seleksi One Day Service beserta durasi dan fokus penilaian.
InstrumenDurasiFokus
Tilawah dan hafalan Al-Qur'an60 menitKelancaran membaca, tajwid, makhraj, serta daya ingat hafalan.
Matematika dasar60 menitPenguasaan kemampuan dasar, logika, penalaran, dan pemecahan masalah.
Asesmen psikologis dasar15 menitGambaran awal karakter, kesiapan belajar, dan cara belajar calon murid.
Wawancara orang tua dan calon murid30 menit/keluargaKeselarasan nilai, komitmen kemitraan keluarga, motivasi, dan kesiapan mengikuti sistem SIFA.

Agenda Umum Hari Seleksi

Agenda umum pelaksanaan One Day Service.
WaktuKegiatan
07.30–08.00Registrasi ulang dan pengarahan
08.00–09.15Sesi pertama: kelompok mengikuti pos tes sesuai pembagian
09.15–09.30Istirahat dan transisi
09.30–10.45Sesi kedua: kelompok bertukar pos tes
08.00–11.00Wawancara keluarga berjalan paralel berdasarkan nomor antrean
10.45–11.30Penyelesaian antrean, pemeriksaan kelengkapan, dan penutupan

Yang Perlu Dibawa

  • Kartu pendaftaran, dicetak atau disimpan pada perangkat.
  • Alat tulis pribadi.
  • Dokumen administrasi yang diminta panitia.
  • Bukti pembayaran apabila diperlukan untuk pencocokan.
  • Perlengkapan pribadi yang wajar untuk mengikuti kegiatan sampai selesai.

Kehadiran

Calon murid dan orang tua/wali wajib hadir. Keterlambatan dapat memengaruhi rotasi pos dan waktu layanan keluarga.

Dasar Keputusan

Tim penilai mengolah seluruh hasil tes dan wawancara secara terpadu. Keputusan tidak hanya melihat satu nilai, tetapi mempertimbangkan kesiapan calon murid, potensi pengembangan, kemampuan dasar, serta keselarasan keluarga dengan sistem pendidikan SIFA.