Al-Qur’an dan Diniyah
- Tahfizh Al-Qur’an
- Tauhid
- Hadits
- Fiqih
- Tarikh Islam
- Adab dan Akhlak
Membangun dasar keislaman, kedekatan dengan Al-Qur’an, serta adab dan karakter.
Bagian III / VII
Kurikulum SIFA memadukan Kurikulum Nasional Madrasah dengan Kurikulum Khas SIFA dalam satu sistem pembelajaran terintegrasi.
Kurikulum Nasional Madrasah menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan formal sesuai ketentuan pemerintah, sedangkan Kurikulum Khas SIFA memperkuat Al-Qur’an dan diniyah, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, Sains, teknologi, serta pengembangan keterampilan.
SIFA menerapkan sistem Full Day lima hari, Senin sampai Jumat. Struktur pembelajaran dirancang dengan alokasi 50 JP per pekan. Durasi standar 1 JP adalah 40 menit, dengan penyesuaian operasional hari Jumat sebagaimana dijelaskan pada Bagian VII.
| Mata Pelajaran | Kelompok | JP/Pekan |
|---|---|---|
| Bahasa Arab | Bahasa | 6 |
| Qawaid Lughah (Nahwu dan Sharaf) | Bahasa | 4 |
| Tahfizh Al-Qur’an | Al-Qur’an dan Diniyah | 8 |
| Tauhid | Al-Qur’an dan Diniyah | 2 |
| Hadits | Al-Qur’an dan Diniyah | 2 |
| Fiqih | Al-Qur’an dan Diniyah | 2 |
| Tarikh Islam | Al-Qur’an dan Diniyah | 2 |
| Adab dan Akhlak | Al-Qur’an dan Diniyah | 2 |
| Matematika | Matematika dan Sains | 4 |
| Bahasa Indonesia | Bahasa | 4 |
| Bahasa Inggris | Bahasa | 8 |
| IPA/Sains | Matematika dan Sains | 4 |
| Koding dan Kecerdasan Artifisial | Teknologi dan Keterampilan Masa Depan | 2 |
| Total | 50 JP |
Struktur tersebut dapat disesuaikan secara bertahap menurut jenjang kelas, kebutuhan pembelajaran, evaluasi program, serta ketentuan pendidikan yang berlaku.
Membangun dasar keislaman, kedekatan dengan Al-Qur’an, serta adab dan karakter.
Mengembangkan kemampuan memahami dan menggunakan bahasa, bukan hanya mempelajari teori.
Menekankan pemahaman konsep, penalaran, eksperimen, analisis, dan pemecahan masalah.
Mengenalkan penggunaan teknologi yang produktif, kreatif, aman, dan bertanggung jawab.
Kompetensi tertentu dikembangkan melalui proyek, praktik, riset, presentasi, eksperimen, dan kegiatan lintas mata pelajaran. Satu kegiatan dapat menguatkan beberapa kemampuan sekaligus; misalnya proyek sains dapat menggabungkan Sains, Matematika, teknologi, kemampuan menulis, dan presentasi dalam Bahasa Inggris.